Senin, 18 Mei 2020

Restoran A. S., Pelanggan Tagihan Bar COVID- 19 Bayaran Bonus buat Senantiasa Mengapung Di Tengah Pandemi


Meja Stainless Steel Murah MalangSebagian restoran serta bar sudah dikritik di media sosial sebab memasukkan bayaran bonus COVID- 19 pada tagihan mereka. Sedangkan sebagian pengguna media sosial menuduh restoran mengeksploitasi pandemi buat memperoleh duit bonus, owner restoran berkata tuduhan itu dibutuhkan buat membayar peningkatan bayaran santapan serta menebus hilangnya pemasukan dari ruang makan mereka yang tertutup sepanjang epidemi yang lagi berlangsung. Kamis kemudian, Googs Pub& Grub di Holland, Michigan mulai meningkatkan$ 1" Bayaran COVID" pada kwitansi pelanggan supaya transparan tentang peningkatan bayaran operasional restoran." Kala ini diawali, kami melaksanakan dekat$ 50 buat satu permasalahan burger serta setelah itu menggapai $ 55,$ 62,$ 66,$ 72 minggu kemudian serta mereka cuma berkata kepada aku minggu depan bisa jadi hendak hingga$ 88 per permasalahan, jadi nyaris gandakan apa yang kita bayar," kata owner Goog, Brad White." Tempat- tempat lain cuma menaikkan biayanya serta tidak memberitahumu," tambah White.
Baca Juga : Sari Lemon Murah Malang
White berpikir restoran lain hendak menaikkan harga pula kala mereka membiasakan diri dengan realitas baru kenaikan bayaran dari pemasok industri santapan. Sebab COVID- 19 sudah menutup layanan makan di banyak restoran— kurangi pemasukan dari penjualan bar serta santapan penutup— ia wajib kurangi staf restorannya dari 35 karyawan jadi 16. Ia menaikkan upah per jam mereka dari$ 6 jadi$ 10, namun perombakan sumber energi serta kenaikan bayaran membuat bisnisnya lebih susah buat sukses. Palmer White, general manager Goog, berkata bayaran COVID- 19 bukan buat membuat restoran kaya, serta ia meningkatkan kalau orang- orang pada biasanya menunjang serta" sangat menguasai" tagihan baru restoran." Kami cuma mau memandang staf kami dirawat, yakinkan orang- orang diberi makan, yakinkan lampu kami menyala," katanya.
Lihat Juga : Jual Mesin Pertanian Murah
Restoran lain, Kiko Japanese Steakhouse di West Plains, Missouri, menulis dalam suatu posting di hari Senin di Facebook kalau orang- orang sudah melecehkan karyawan mereka semenjak foto kwitansi restoran mereka jadi viral. Foto tersebut membuat marah sebagian pengguna media sosial sebab dimasukkannya bayaran bonus$ 2, 19 COVID- 19." Tolong paham kami tidak melaksanakan ini buat mengambil keuntungan dari kamu!" restoran itu menulis di pos Facebook- nya." Kami melaksanakan ini dengan harapan kami bisa membiasakan bayaran bonus tiap minggu daripada cuma menaikkan seluruh harga pada menu kami." Rumah steak menarangkan kalau bayaran bonus terjalin sebab peningkatan harga dari pemasok daging, unggas, santapan laut, serta produk mereka." Nyaris seluruh[restoran lokal] di mari memperoleh suplai kami lewat pemasok yang sama. Jadi kenapa kita yang dilecehkan??!! Berhentilah memanggil nama buat karyawanku!!" posting meminta pembaca. Tetapi demikian, restoran steak berjanji buat menghapus bayaran bonus dari sistemnya serta memohon maaf sebab memutuskan buat menaikkan biayanya bagaikan gantinya. Newsweek menghubungi Kiko Japanese Steakhouse buat berpendapat. Cerita ini hendak diperbarui dengan asumsi apa juga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar